Skip to main content
Kunjungan Ustadz. H. Abdul Samod, Lc,.MA pada hari Jum'at di Pasantren Maqamam Mahmuda
9 November 2018
Pada tanggal 9 November 2018 Kota Takengon sudah digemparkan dengan kedatangan Ustadz Abdul Somad (UAS) yang dikabarkan akan menggelar tabligh akbar di lapangan Musara Alun.
Walau dalam keadaan hujan deras warga Takengon dan luar Takengon rela datang ke lapangan Musara Alun untuk mendapatkan ilmu dari Ustadz Abdul Somad yang begitu apik dalam membawakan ceramahnya.
Dalam ceramah beliau sempat menjadi kebanggaan bagi Yayasan Maqamam Mahmuda karena sempat dipromosikan oleh beliau pada hari bersejarah tersebut.
Beliau sempat mengungkapkan jikalau tak perlu memasukkan seorang anak ke pasantren jikalau terdapat pasantren yang ada di kota Takengon sendiri dengan lantang.
Tak dapat dipungkiri lagi, bahwa pada setiap sudut kota Takengon memiliki pasantren yang pastinya lebih baik dari pasantren Maqamam Mahmuda sendiri. Tapi, siapa sangka dalam kesempatan kali ini, seorang penceramah terkemuka dapat mengungkapkan hal tersebut hingga membuat hati para penghuni Maqamam Mahmuda begitu berbunga-bunga.
Setelah selesai dengan ceramahnya di lapangan Musara Alun, UAS yang berencana akan segera berangkat menuju kota seberang untuk melanjutkan perjalanannya untuk berdakwah tiba-tiba berputar arah dan mendatangi pasantren Maqamam Mahmuda yang beberapa saat lalu ia ungkapkan pada saat ceramahnya.
Para santri pasantren Maqamam Mahmuda yang mendapat kabar kedatangan Ustadz Abdul Somad segera bersuka ria dengan hal tersebut dan menyambut beliau dengan sholawat yang menggema di seluruh penjuru Yayasan Maqamam Mahmuda (Yamuda).
Pada hari Jum'at dimana Pasantren Maqamam Mahmuda memberikan libur untuk para santri dan membiarkan para wali untuk menjenguk anak dan saudara-saudaranya, kini berkesempatan emas untuk melihat dan mendengar langsung Ustadz Abdul Somad dari jarak yang sangat dekat.
Walau sebenarnya sempat dilanda keraguan, semua tumpah seketika saat beliau datang dan menjadi tamu kehormatan di Pasantren Maqamam Mahmuda, bahkan sempat menjadi catatan sejarah bagi Ustadz Radensyah yang berkesempatan untuk memberikan tempat singgah di rumah Pengasuh Pasantren Maqamam Mahmuda yang berada di dekat Gerbang kawasan Pasantren Maqamam Mahmuda.
Setelah memulai ceramahnya yang bertepatan saat Adzan Ashar, yang berintikan santri, wali santri dan ustadz/ustadzah harus saling bantu-membantu membuat kenangan semakin indah di dalam mushola Yayasan Maqamam Mahmuda yang tak terlalu besar menjadi begitu berharga.
Setelah kedatangan beliau dalam waktu yang singkat tersebut, para Ustadz datang untuk berfoto bersama beliau dan salah seorang santri yang bernama Iwan Ramadan sempat mendapatkan tanda tangan beliau sebagai kenang-kenangan berharga di dalam sebuah buku.
Comments
Post a Comment